Santau Bisa

Ciri-ciri orang terkena ilmu hitam atau santau adalah sering gelisah dan mimpi ngeri. Bahkan pada satu2 masa mereka akan terlihat lintasan dan bayangan sekilas lalu serta bunyi-bunyi yang ganjil. Rasa marah dan benci yang amat sangat, panas dalam tubuh, sakit bahagian leher serta juga belakang sehingga mengakibatkan hilang nafsu makan seketika. Tetapi ada juga yang nafsu makan meningkat luar biasa sehingga badan mereka menjadi gemuk diluar jangkaan. Keadaan ini jarang berlaku sekali.PicsArt_12-04-10.59.36

Organ-organ lain dalam tubuh akan terasa sakit berpanjangan dan bertukar2 tempat sakit. Jika dibawa ke hospital, memang tidak dapat dikesan sakitnya. Sesudah itu ada yang sampai muntah darah, hilang nafsu batin serta akibat dari itu rumahtangga menjadi keberantakan sehingga bercerai-berai. Bagi yang belum berkahwin, mereka tidak bernafsu untuk mendirikan rumahtangga. Dan akhirnya menjadi tempat lampias nafsu jin/syaitan santau tersebut. Jadilah mereka membenci lelaki dan begitulah sebaliknya.

Santau bersumber dari kebencian, irihati, perasaan dendam dan kekuatan jahat manusia. Di Malaysia, santau adalah termasuk salah satu kaedah ilmu sihir atau ilmu hitam yang masih dipakai sehingga saat ini. Bahkan, ada beberapa daerah yang dianggap sebagai gedung ilmu santau iaitu tempat belajar cara membuat santau. Nauzubillah Minzalik, Wallahuallam …

Permainan jin/syaitan santau adalah untuk menyusahkan umat islam serta membuatkan kehidupan berakhir dengan penderitaan berputus harapan dengan Allah SWT. Perbuatan haram ini telah merosakkan akidah dan membatalkan iman dan secara tidak langsung memecah-belahkan masyarakat serta menimbulkan fitnah. Bahkan mereka yang terlibat dalam pekerjaan jin/syaitan hilang pergantungan kepada Allah kerana mendapat bantuan jin/syaitan.

Firman Allah SWT, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengikuti langkah- langkah syaitan. Barangsiapa yang mengikuti langkah-langkah syaitan, maka sesungguhnya syaitan itu menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji dan yang mungkar. Sekiranya tidaklah karena kurnia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu sekalian, niscaya tidak seorangpun dari kamu bersih (dari perbuatan-perbuatan keji dan mungkar itu) selama-lamanya, tetapi Allah membersihkan siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. (Surah An-Nur: Ayat 21)

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.